Cara Membuat Lumpur Surga Ubi Ungu | Steamed Purple Sweet Potato with Milk Layer

1 Like comments off

Lumpur Surga Ubi Ungu | Steamed Purple Sweet Potato with Milk Layer.

Lumpur Surga Ubi Ungu | Steamed Purple Sweet Potato with Milk Layer
Kamu dapat membuat sendiri Lumpur Surga Ubi Ungu | Steamed Purple Sweet Potato with Milk Layer dengan menggunakan 14 bahan dan 6 langkah. Berikut cara untuk kamu menyajikan Lumpur Surga Ubi Ungu | Steamed Purple Sweet Potato with Milk Layer.

Bahan-bahan untuk membuat Lumpur Surga Ubi Ungu | Steamed Purple Sweet Potato with Milk Layer

  1. Sediakan Lapisan Ubi Ungu:.
  2. Sediakan 225 gr ubi ungu.
  3. Sediakan 125 ml susu cair.
  4. Siapkan sesuai selera gula.
  5. Sediakan 1 1/2 telur ayam.
  6. Sediakan 1/8 sdt vanili.
  7. Sediakan 1/4 sdt garam.
  8. Siapkan 1 sdm tepung terigu.
  9. Siapkan Lapisan Santan:.
  10. Siapkan 400 ml susu cair.
  11. Sediakan 1 sdm tepung beras.
  12. Siapkan 1 sdm tepung maizena.
  13. Siapkan 2 sdm gula.
  14. Siapkan 1/4 sdt garam.

Instruksi pembuatan Lumpur Surga Ubi Ungu | Steamed Purple Sweet Potato with Milk Layer

  1. Haluskan ubi yang sebelumnya sudah dikukus. Tambahkan susu cair, masukkan secara bertahap dan aduk merata. Tambahkan telur lalu aduk merata..
  2. Tambahkan garam, gula, dan vanili. Aduk merata. Tambahkan tepung terigu, aduk sampai merata. Lalu adonan tuang ke cetakan..
  3. Panaskan kukusan dan pastikan airnya sudah mendidih. Masukkan cetakan ke dalam kukusan lalu tutup (dilapisi lap tutup kukusannya, jika cetakannya tdk ada tutupnya). Masak selama 20 menit dgn api sedang..
  4. Sambil menunggu kukusan, kita siapkan lapisan santannya. Masukkan tepung beras, tepung maizena, gula, garam, aduk merata, lalu tambahkan susu cair. Aduk merata. Masak hingga meletup-meletup sambil terus diaduk. Lalu matikan api..
  5. Tuang lapisan santan ke adonan yang sedang dikukus, lalu tutup lagi. Masak selama 10 menit. Lalu angkat..
  6. Lumpur surga sudah matang dan siap disajikan. Bisa juga dimasukkan kulkas dulu selama 1 jam biar teksturnya lebih padat..

You might like

About the Author: Tami Situmorang

Kita belajar dari masakan orang lain, lalu kita mulai membuatnya sendiri.